Topik 1_Aksi Nyata_Perspektif Sosiokultural

 1. Mulai dari diri: Adapun yang saya pikirkan tentang topik ini sebelum memulai proses pembelajaran akan membahas bagaimana peranan sosiokultural dalam bidang pendidikan serta kaitannya dengan pemberian layanan Bimbingan Konseling kepada klien.

2. Eksplorasi Konsep: Yang dapat saya pelajari pada topik 1 ini yaitu mengenai teori Vygotsky yang dikenal dengan teori perkembangan sosiokultural menekankan pada interaksi sosial dan budaya dalam kaitannya dengan perkembangan kognitif peserta didik. 

3. Ruang Kolaborasi: Saya dan rekan-rekan belajar mengenai keberagaman budaya, ekonomi, sosial, dan politik dari pulau lain di Indonesia. Serta melihat bagaimana seorang guru/ volunteer tersebut dalam mengajar peserta didik dengan keberagaman yang berbeda-beda menyesuaikan dengan budaya setempat. Contohnya: salah satu budaya di daerah tersebut adalah budaya berpantun, disana terlihat metode pengajaran guru tersebut memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk saling sahut menyahut berbalas pantun. Hal ini merupakan contoh kreatifitas guru dalam melaksanakan pembelajaran yang berkaitan dengan budaya tersebut. Sehingga hal ini juga membantu dalam pelestarian budaya yang ada. 

4. Demonstrasi Konteksual: Hal penting yang saya jalani bersama kelompok adalah ketika pelaksanaan diskusi kelompok, saya dan rekan-rekan kelompok lainnya memiliki latar belakang budaya sosial yang berbeda, maka dari itu keberagaman ini sangat mempengaruhi dalam pola pikir saat berdiskusi. Sehingga saat berdiskusi kita dapat berbagi pengalaman, sharing terkait budaya dan bersikap toleransi

5. Elaborasi Pemahaman: Adapun yang saya pahami dalam topik 1 ini adalah pentingnya mengetahui sosikultural, relevansi dalam dunia pendidikan, serta metode-metode dalam pelaksaan pembelajaran yang berkaitan dengan perspektif sosiokultural. Selain itu saya memperoleh hal baru bahwasanya dengan keberagaman yang ada pada peserta didik kita perlu memahami karakter pada setiap individu. Ini penting dilakukan sebagai konselor karna hal ini akan membantu konselor/ guru BK dalam memberikan layanan saat konseling, membantu pendekatan dengan konseli dan memahami konseli dengan baik. Saya ingin mempelajari topik-topik selanjutnya untuk meningkatkan pemahaman saya terkait sosiokultural dalam pelaksaan layanan konseling.

6. Koneksi Antar Materi: Seperti yang dijelaskan pada Mindmapping Koneksi Antar Materi terlihat bahwasanya sama-sama membahas mengenai pentingnya mengetahui perbedaan pada setiap individu dan peranan guru dalam membantu peserta didik memenuhi kebutuhan dalam proses belajarnya.

7. Aksi nyata: Manfaat pembelajaran ini adalah menyadari bahwa setiap anak itu berbeda dan tidak bisa disamakan. Setiap anak memiliki ciri khas dan kelebihannya masing-masing. Sehingga guru harus kreatif da memahami peserta didik agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Kesiapan saya saat ini berada pada angka 8 hal ini dikarenakan saya dapat memahami materi yang dijelaskan pada topik 1 ini namun saya tetap akan meningkatkan kompetensi saya dalam pelaksanaanya secara nyata nantinya. Hal yang perlu saya persiapkan untuk bisa menerapkannya dengan optimal adalah mencari sumber belajar lebih banyak lagi mengenai teori sosiokultural, mencari berbagai informasi media pembelajaran dan belajar menerapkannya saat pelaksaan PPL PPG Prajabatan


Komentar